Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Jatuh Usai Rekor, Tren Bulanan Masih Perkasa
Tuesday, 30 September 2025 18:08 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas jatuh pada hari Selasa(30/9) karena investor membukukan keuntungan setelah harga mencapai rekor tertinggi di awal sesi, sementara kekhawatiran akan penutupan pemerintah AS dan meningkatnya spekulasi pemotongan suku bunga Federal Reserve membatasi kerugian.

Emas spot turun 0,9% menjadi $3.800,34 per ons, pada pukul 09.24 GMT setelah naik 1% mencapai rekor tertinggi $3.871,45 selama jam perdagangan Asia. Harga emas batangan telah naik 10,4% sejauh ini di bulan September, dan berada di jalur untuk kenaikan persentase bulanan terbesar sejak Juli 2020.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,7% menjadi $3.827,80. Analis eksternal Swissquote, Carlo Alberto De Casa, mengatakan emas telah memangkas keuntungan akibat aksi ambil untung setelah naik sebanyak 1% selama jam perdagangan Asia dan "sejauh ini ini hanyalah koreksi teknis dan kita tidak berbicara tentang inversi."

Presiden AS Donald Trump dan lawan-lawannya dari Partai Demokrat tampaknya hanya mencapai sedikit kemajuan dalam pertemuan di Gedung Putih yang bertujuan untuk mencegah penutupan pemerintah yang dapat mengganggu berbagai layanan secepatnya pada hari Rabu.

"Risiko penutupan pemerintah untuk emas bersifat positif karena berarti ketidakpastian dan bahwa Federal Reserve tidak memiliki data yang jelas karena data tersebut bisa terlambat," tambah De Casa.

Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin sebesar 89% pada pertemuan The Fed di bulan Oktober, menurut perangkat FedWatch CME Group. Investor kini menunggu serangkaian data AS, termasuk data penggajian non-pertanian hari Jumat, untuk petunjuk lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi. Departemen Tenaga Kerja AS mengonfirmasi pada hari Senin bahwa badan statistiknya akan menangguhkan rilis data, termasuk laporan ketenagakerjaan bulanan yang diawasi ketat jika terjadi penutupan sebagian pemerintah.

UBS memperkirakan emas dapat naik setinggi $4.200/oz pada pertengahan 2026 dalam skenario bullish-nya, ungkap bank tersebut dalam sebuah catatan pada hari Selasa. Emas, yang dipandang sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam kondisi suku bunga rendah.

Saham Zijin Gold International Tiongkok naik 66% dalam debut perdagangannya di Hong Kong, setelah perusahaan tersebut meraup $3,2 miliar dalam penawaran umum perdana (IPO), transaksi terbesar dari jenisnya secara global pada tahun 2025.

Di tempat lain, harga perak spot turun 2% menjadi $45,99 per ons dan telah naik 16,1% sepanjang bulan ini. Platinum turun 4,5% menjadi $1.529,80 dan paladium turun 3% menjadi $1.229,50.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS